Kenapa Iklan Marjan Hanya Ada di Bulan Ramadhan?

kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan
kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan

Kenapa iklan Marjan hanya ada di bulan Ramadhan – Sebuah pertanyaan yang sering menggelitik, mengapa iklan sirup Marjan selalu tampil dengan gemilang ketika bulan Ramadhan menjelang? Bagaimana sebuah merek sirup bisa begitu erat melekat dengan momen bulan puasa hingga menjadi semacam pertanda kehadiran bulan suci yang ditunggu-tunggu?

Penentuan Masuknya Ramadhan

Cara kita menentukan masuknya bulan Ramadhan sebenarnya ada beberapa metode yang umum digunakan. Yang pertama adalah metode resmi, yaitu melalui pengamatan hilal atau bulan baru, yang kemudian diikuti dengan sidang isbat untuk menentukan waktu pasti memasuki bulan Ramadhan. Pengamatan hilal ini bisa dilakukan dengan mata telanjang atau bantuan alat optik seperti teleskop.

 

Cara resmi yang kedua adalah dengan membuat bulan Sya’ban menjadi 30 hari, sebuah metode yang dikenal dengan istilah Hisab. Ini merupakan metode yang sudah akrab dalam perhitungan kalender Islam.

kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan
kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan

Metode Tidak Resmi

Tetapi ada juga metode yang tidak resmi dalam menentukan awal bulan Ramadhan, yaitu dengan melihat kemunculan iklan sirup Marjan. Bagaimana bisa? Itu bisa kita bahas lebih lanjut.

 

Memang, tanpa diragukan lagi, brand Marjan telah mengambil tempat khusus di hati masyarakat Indonesia ketika berbicara tentang Ramadhan. Banyak netizen yang menantikan iklan sirup dengan rasa cocopandan ini. Lalu, mengapa iklan Marjan menjadi semacam penanda bahwa bulan Ramadhan sedang mendekat?

kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan
kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan

Kenapa Iklan Marjan Hanya Ada di Bulan Ramadhan

Sebagaimana dikutip dari Video YouTube Tangan Belang, iklan Sirup Marjan telah menjadi bukti kesuksesan dari strategi komunikasi yang terimplementasi dengan konsistensi tinggi. “Intinya dalam komunikasi pemasaran adalah menyampaikan pesan yang tepat kepada audiens yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencapai komunikasi yang efektif,” seperti yang dijelaskan dalam video tersebut.


Iklan Sirup Marjan berusaha menanamkan gagasan bahwa selama bulan puasa, kebutuhan masyarakat adalah sirup yang segar dan manis. Ini sesuai dengan anjuran untuk berbuka dengan yang manis-manis, yang menjadi satu tujuan iklan ini.


Namun, mengapa brand Sirup Marjan hanya menggencarkan iklannya di bulan Ramadhan? Dikutip dari kanal YouTube Tangan Belang, ini dikarenakan Marjan menerapkan strategi pemasaran berbasis musim, dengan fokus pada bulan Ramadhan. Bulan ini identik dengan berbuka dengan yang manis-manis, dan juga menjadi waktu yang meningkatkan tayangan televisi.

Strategi Marketing Marjan

Marjan juga menerapkan Burst Strategy marketing, yang menghasilkan iklan yang muncul dalam frekuensi tinggi dalam waktu singkat. Dalam hal ini, Marjan secara rutin mengeluarkan iklan selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.


Iklan sirup Marjan tidak hanya sekadar iklan biasa, melainkan memiliki alur cerita yang menarik dan terus berlanjut hingga Hari Raya Idul Fitri. Ini menciptakan ikatan dengan penonton, yang akan menunggu kelanjutan cerita dalam setiap iklan.


Lebih dari itu, konsep cerita dalam iklan sirup Marjan sangat relevan dengan kehidupan di Indonesia. Ceritanya simpel dan dapat dimengerti oleh masyarakat umum. Iklan ini juga mencerminkan nilai-nilai berkumpul dan kekeluargaan, yang sangat pas dengan momen Ramadhan dan Lebaran, di mana banyak orang berkumpul dengan keluarga. Sehingga, tak heran jika iklan ini membuat kita merasa lebih dekat dengan keluarga.


Sejatinya, kunci kesuksesan iklan sirup Marjan selalu hadir di bulan Ramadhan adalah kombinasi dari strategi pemasaran yang matang, cerita yang menarik, dan keberpihakan pada nilai-nilai lokal. Tak heran jika iklan ini telah menjadi semacam penanda bahwa bulan puasa sebentar lagi akan tiba. Marhaban ya Ramadhan, yang artinya, saatnya menikmati segarnya Sirup Marjan.

kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan
kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan

Contoh Iklan Strategis pada Momen Khusus

Selain Marjan, masih ada beberapa merek lain yang juga mengadopsi strategi iklan berbasis musim, dengan penekanan khusus pada bulan-bulan tertentu. Salah satu contoh paling mencolok adalah merek minuman soda internasional, Coca-Cola.

 

Setiap tahun, saat Natal semakin mendekat, kita takkan terlepas dari iklan Coca-Cola yang ikonik dengan Santa Claus. Mereka telah berhasil menciptakan asosiasi yang kuat antara merek mereka dan momen kebahagiaan Natal.

 

Tak hanya itu, merek lokal Indonesia seperti Oreo juga mengikuti jejak ini. Mereka merayakan momen Idul Fitri dengan iklan yang menggambarkan kebersamaan dan sukacita berlebaran bersama keluarga. Strategi ini membantu merek-merek ini untuk mendekatkan diri pada hati konsumen mereka dan menciptakan hubungan yang lebih kuat.

 

Sebagian besar dari merek-merek ini menyadari bahwa momen khusus adalah waktu yang paling tepat untuk mengaktifkan emosi konsumen dan mengingatkan mereka akan merek tersebut.

 

Strategi ini tidak hanya berhasil dalam menaikkan penjualan pada saat tertentu tetapi juga dalam menciptakan ikatan emosional yang tahan lama dengan konsumen.

kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan
kenapa iklan marjan hanya ada di bulan ramadhan

Dalam dunia periklanan yang terus berubah, inilah bukti bahwa sebuah merek dapat memengaruhi sejauh apa mereka menggugah perasaan kita, bahkan ketika momen spesial datang hanya sekali setahun.

 

Dengan demikian, strategi iklan berbasis musim seperti yang dilakukan oleh Marjan adalah contoh sukses bagaimana merek dapat mengambil alih momen khusus dalam kalender budaya dan agama, memperkuat ikatan dengan konsumen mereka, dan menawarkan lebih dari sekadar produk.

 

Hal ini menjadi alasan kuat kenapa iklan Marjan hanya ada di bulan Ramadhan dan menjadi suatu harapan yang dinantikan oleh banyak orang. Ini bukan hanya tentang minuman segar, tetapi tentang semangat, keceriaan, dan tradisi yang tak tergantikan. Marhaban ya Ramadhan, selamat menikmati segarnya Sirup Marjan, dan semua momen berharga yang ia bawa bersamanya.

Kesimpulan

Kenapa iklan Marjan hanya ada di bulan Ramadhan? Pertanyaan ini terungkap melalui sebuah perpaduan yang apik antara strategi pemasaran yang cerdik dan cerita yang mengena.

 

Dengan kehadiran iklan Marjan yang konsisten setiap tahunnya, merek ini telah menciptakan posisi khusus dalam hati masyarakat Indonesia sebagai penanda yang tak terbantahkan akan kedatangan bulan puasa.

 

Dengan menampilkan cerita-cerita yang berakar dalam budaya dan nilai-nilai lokal, iklan ini menjadi semacam penanda sosial dan budaya yang menjalin masyarakat dengan Ramadhan.

 

Dalam keseluruhan, iklan sirup Marjan adalah contoh yang nyata bagaimana sebuah merek dapat membawa nilai lebih daripada sekadar produk, mengingatkan kita pada kekuatan iklan yang tulus dan berarti.

 

Dan itulah kenapa iklan Marjan hanya ada di bulan Ramadhan, menciptakan harapan, keceriaan, dan semangat yang tak tergantikan. Marhaban ya Ramadhan, selamat menikmati segarnya Sirup Marjan. – Kenapa iklan Marjan hanya ada di bulan Ramadhan

Penulis

Reza Pahlevi, juga dikenal sebagai reziart, adalah seorang penulis dan desainer grafis di Vectorinesia.com. Dia adalah pemilik Vectorinesia Studio dan Toko Amanasnack. Cita-citanya adalah membuat UMKM Indonesia memiliki brand visual yang keren dan bersaing global. Misi utamanya adalah memberikan jasa desain logo terjangkau melalui Jasa Desain Logo di Studio Vectorinesia. Reza memiliki pengalaman dalam menjual aset grafis di berbagai website microstock terkenal.